Showing posts with label Photography. Show all posts
Showing posts with label Photography. Show all posts

Monday, 16 January 2012

Tips menentukan harga untuk jasa fotografi (Buat Fotographer Yang Masih Beginner Cek This One)

Posted By: Jaka Tidar Pras Arjana - 09:29

Sering kita bingung saat ditanya "berapa saya bisa sewa jasa kamu untuk foto di acara pernikahan, wisuda, dll,..? Berikut ini adalah konsep dan pertimbangan dalam menentukan harga:
1. Kita masuk ke bisnis fotografi untuk mendapatkan untung, bila tidak ada untung, itu hanya sebuah hobi
Jadi kalau ingin menjalankan bisnis yang sehat, kita harus memiliki untung, yaitu pendapatan harus lebih besar dari pengeluaran. Seringkali, penghobi fotografi yang ingin masuk ke bisnis fotografi cenderung tidak mengambil untung malah kadang keluar uang/rugi untuk mendapatkan pekerjaan tersebut karena takut tidak dapat pekerjaan. Ini yang perlu diwaspadai.
Selain itu, fotografer seringkali tidak mempertimbangkan ongkos-ongkos yang tersembunyi, misalnya akumulasi depresiasi alat (menurunnya harga alat-alat seiring waktu berjalan karena rusak atau ketinggalan jaman), biaya transportasi, biaya pendidikan fotografi, biaya kecelakaan misalnya alat-alat rusak atau hilang, dan biaya tak terduga lainnya
2. Jangan bersaing dengan harga, karena selalu ada fotografer yang lebih murah dari kita, lebih baik bersaing dengan kualitas produk dan layanan.
3. Jangan menghitung waktu, tapi lebih ke nilai
Maksudnya adalah jangan mengunakan waktu untuk menentukan harga. Contoh, kita menetapkan harga jasa foto kita 100 ribu per jam, maka kalau suatu pekerjaan membutuhkan waktu 10 jam, maka biayanya 10×100ribu = 1 juta.
Bagi banyak klien, waktu sangat berharga, semakin cepat sebenarnya semakin baik, dan bila kita bisa mengerjakan sesuatu dengan cepat & berkualitas, mestinya kita justru minta bayaran yang tinggi, lebih tinggi dari yang sistem per jam.
Misalnya bila ada fotografer yang dibayar 1 juta dengan waktu kerja 10 jam. Bila kita mampu menghasilkan kualitas yang sama dalam 1 jam, kita berhak menuntut bayaran lebih tinggi dari 1 juta karena kita menghemat waktu klien untuk menunggu, bukan 100 ribu saja.
4. Menentukan harga bukan ilmu pasti, jadi tidak ada yang salah dan benar
Bila Anda menghargai produk atau layanan Anda 100 ribu, tidak ada masalah, 1 juta? tidak ada masalah, 50 juta? juga tidak ada masalah. Mau naikkan harga dari 100 ribu jadi 100 juta, juga ga masalah, tidak ada yang melarang.
Masalahnya adalah, Anda harus punya alasan mengapa harga tersebut memang cukup wajar. Mungkin ongkos produksi yang tinggi, alat-alat yang langka, tingkat kesulitan atau resiko yang tinggi, kualitas foto yang tidak bisa ditandingi oleh fotografer-fotografer lain dan alasan lainnya.
5. Mencari pelanggan yang sesuai
Cari calon pelanggan yang menghargai gaya/spesialisasi karya foto Anda. Misalnya, bila Anda sukanya foto satwa, maka ada bagusnya mencari orang-orang berduit yang mencintai binatang peliharaannya. Bila sukanya foto black and white maka carilah penggemar foto black and white.
Memang awalnya cukup susah mencari orang-orang yang suka gaya Anda. Tapi seiring perjalanan waktu, Anda akan mendapatkan langganan yang terus-menerus membutuhkan karya Anda. Dengan mencari pelanggan yang menghargai gaya fotografi Anda, otomatis harga fotografi Anda akan lebih optimal. Karena harga bukan lagi menjadi satu-satunya yang dipertimbangkan pelanggan.
Sumber : http://www.infofotografi.com 

Saturday, 31 December 2011

Tips Buat Foto Air Terjun, Air Hujan. Bahkan Air Mata hehehe..... ^-^

Posted By: Jaka Tidar Pras Arjana - 10:58
Air terjun, merupakan subjek foto yang menarik dan sangat populer di kalangan fotografer pemandangan/landscape. Memotret air terjun dan air hujan membutuhkan teknik mantap dibawah ini:

Setting kamera manual
Untuk mendapatkan foto air terjun yang mulus, kita membutuhkan shutter speed yang lambat, kurang lebih 1/4 detik sampai 2 detik. Semakin lama kita membuka shutter, semakin mulus air terjunnya.
Bukaan/aperture yang dipakai sebenarnya cukup kecil, contohnya f/11 atau f/16. Dengan bukaan sekecil itu, seluruh pemandangan akan terlihat tajam. Hindari bukaan yang terlalu kecil seperti f/22 atau f/32 karena kualitas foto akan berkurang karena difraksi lensa.
Untuk ISO, sebaiknya memakai ISO yang paling rendah, misalnya ISO 100 (sebagian besar kamera DSLR Canon) atau 200 (kamera DSLR Nikon) supaya mendapatkan kualitas foto yang optimal.

Lensa
Untuk lensa, saya usulkan untuk memakai lensa lebar, karena memberikan kesan kedalaman atau tiga dimensi. Dimensi akan lebih terlihat ketika komposisi kita vertikal dengan memasukkan unsur lingkungan seperti bebatuan disekitar air terjun.

Filter
Ketika foto di siang hari yang terik dan terang sekali, seringkali kombinasi bukaan, shutter speed dan ISO seperti yang dianjurkan diatas masih menghasilkan foto yang terlalu terang. Jika itu terjadi, kita bisa mengunakan filter yang dinamakan Neutral Density. Filter ini akan menyerap cahaya lebih banyak sehingga exposure/pencahayaan foto menjadi pas. Filter Neutral Density ini ada yang menggelapkan 1 stop sampai 10 stop cahaya. Saya usulkan minimal menggunakan Neutral Density 3 stop atau disebut juga filter ND8.
Filter lain yang bisa membantu yaitu Circular polarizer. Filter ini berfungsi untuk mengurangi refleksi cahaya sehingga foto menjadi lebih bagus. Langit biru akan semakin biru dan refleksi cahaya ke air atau ke bebatuan disekitar air terjun akan hilang atau berkurang. Filter ini juga menyerap cahaya sebanyak kurang lebih 2 stop cahaya sehingga membantu kita mendapatkan setting bukaan-shutter speed-ISO yang dibutuhkan. Filter CPL ini adalah salah satu filter wajib untuk yang hobi fotografi pemandangan. Cara memakai filter CPL ini adalah memasangnya di depan lensa dan kemudian memutar filter sampai mendapatkan efek yang diinginkan (saat refleksi cahaya hilang/berkurang).

Tripod
Tripod merupakan alat wajib untuk fotografi pemandangan, tak terkecuali untuk foto air terjun. Tripod memastikan foto kita tidak blur karena shutter speed yang lambat. Banyak jenis tripod di pasaran, pada umumnya, tripod yang kokoh dan ringan itu yang terbaik untuk fotografi pemandangan atau jalan-jalan.

Fokus
Fokus yang tepat untuk foto pemandangan juga penting, tapi untunglah biasanya kita memakai setting bukaan yang kecil sehingga bagian yang tajam dari foto menjadi luas. Kita bisa memilih untuk fokus ke air terjun atau batu-batuan yang disamping. Fokus tergantung selera, bagian mana yang ingin kita tonjolkan atau terlihat paling tajam di foto.

Komposisi
Komposisi foto air terjun pada dasarnya ada dua, yaitu komposisi horizontal dan vertikal. Komposisi horizontal membuat pemandangan air terjun menjadi lebih tenang dan stabil, sedangkan komposisi vertikal memberikan kesan dinamis dan cepat. Jangan lupa mengikutsertakan lingkungan air terjun seperti bebatuan, pohon, dedaunan ataupun orang yang berenang atau main air di air terjun tersebut.

Selamat Mencoba and Yuk Hunting Bareng. ^-^

Sumber : http://www.infofotografi.com

Tips mem-foto model yang pake kacamata

Posted By: Jaka Tidar Pras Arjana - 10:43
Apabila kita mau mem-fotomodel yang memakai kacamata biasanya kita bermasalah saat kita mengunakan lampu kilat. Hal ini disebabkan karena cahaya lampu kilat dari depan memantul balik ke kamera. Untuk mencegahnya bacalah tips dibawah ini:

1. Lepaskan kacamatanya.
2. Cara lain yaitu melepas lensa dari kacamata (bila Anda memiliki alat dan mengetahui caranya).
3. Atur pose supaya jangan menghadap sumber cahaya (lampu kilat) secara langsung, tapi lebih menyerong ke kanan atau ke kiri, sehingga pantulannya tidak balik ke lensa tau ke samping.
4. Geser kacamatanya sehingga mengarah sedikit kebawah, sehingga cahaya dari lampu kilat tidak dipantulkan balik ke lensa tapi ke bawah lensa.
5. Hindari menembakkan lampu kilat secara langsung, coba memakai teknik bounce (ke langit-langit)
6. Bila memakai lampu kilat “off camera” (dilepas dari kameranya), maka sebaiknya lampu kilatnya ditempatkan setinggi mungkin sehingga pantulan cahaya ke kacamata terpantul ke bawah tidak lurus ke lensa.

Semoga berhasil Mas Brow dan Mbak2!

Sumber :  http://www.infofotografi.com

Copyright © 2013 Catatan Batara™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Built with Blogger Templates.